Rabu, 13 Maret 2019

CSS Tombol Download


<style>
.abt-button {
  margin:50px auto;
  width:200px;
}
/* Get this button at AllBloggerTricks.com */
.abt-button a {
  background:-moz-linear-gradient(center top,#00B7EA 0%,#009EC3 100%) repeat scroll 0 0 transparent;
  color:white;
  display:block;
  font:17px/50px Helvetica,Verdana,sans-serif;
  height:50px;
  text-align:center;
  text-decoration:none;
  text-transform:uppercase;
  width:200px;
  position:relative;
  z-index:2;
/*TYPE*/
  color:white;
  font:17px/50px Helvetica,Verdana,sans-serif;
  text-decoration:none;
  text-align:center;
  text-transform:uppercase;
/*GRADIENT*/
  background:#00b7ea;
/* Old browsers */
  background:-moz-linear-gradient(top,#00b7ea 0%,#009ec3 100%);
/* FF3.6+ */
  background:-webkit-gradient(linear,left top,left bottom,color-stop(0%,#00b7ea),color-stop(100%,#009ec3));
/* Chrome,Safari4+ */
  background:-webkit-linear-gradient(top,#00b7ea 0%,#009ec3 100%);
/* Chrome10+,Safari5.1+ */
  background:-o-linear-gradient(top,#00b7ea 0%,#009ec3 100%);
/* Opera 11.10+ */
  background:-ms-linear-gradient(top,#00b7ea 0%,#009ec3 100%);
/* IE10+ */
  background:linear-gradient(top,#00b7ea 0%,#009ec3 100%);
/* W3C */
  filter:progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr=&#39;
  #00b7ea&#39;
  ,endColorstr=&#39;
  #009ec3&#39;
  ,GradientType=0 );
/* IE6-9 */;
}
.abt-button a,.abt-button p {
  -webkit-border-radius:10px;
  -moz-border-radius:10px;
  border-radius:10px;
  -webkit-box-shadow:2px 2px 8px rgba(0,0,0,0.2);
  -moz-box-shadow:2px 2px 8px rgba(0,0,0,0.2);
  box-shadow:2px 2px 8px rgba(0,0,0,0.2);
}
.abt-button p {
  background:#222222;
  color:#FFFFFF;
  display:block;
  font:12px/45px Helvetica,Verdana,sans-serif;
  height:40px;
  margin:-40px 0 0 10px;
  position:absolute;
  text-align:center;
  transition:margin 0.5s ease 0s;
  width:180px;
  z-index:1;
/*TRANSITION*/
  -webkit-transition:margin 0.5s ease;
  -moz-transition:margin 0.5s ease;
  -o-transition:margin 0.5s ease;
  -ms-transition:margin 0.5s ease;
  transition:margin 0.5s ease;
}
.abt-button:hover .up {margin:-5px 0 0 10px !important;}
.abt-button:hover .down {
  line-height:35px !important;
  margin:-85px 0 0 10px !important;
}
.abt-button a:active {
  background:#00b7ea;
/* Old browsers */
background:-moz-linear-gradient(top,#00b7ea 36%,#009ec3 100%);
/* FF3.6+ */
background:-webkit-gradient(linear,left top,left bottom,color-stop(36%,#00b7ea),color-stop(100%,#009ec3));
/* Chrome,Safari4+ */
background:-webkit-linear-gradient(top,#00b7ea 36%,#009ec3 100%);
/* Chrome10+,Safari5.1+ */
background:-o-linear-gradient(top,#00b7ea 36%,#009ec3 100%);
/* Opera 11.10+ */
background:-ms-linear-gradient(top,#00b7ea 36%,#009ec3 100%);
/* IE10+ */
background:linear-gradient(top,#00b7ea 36%,#009ec3 100%);
/* W3C */
filter:progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr=&#39;
  #00b7ea&#39;
  ,endColorstr=&#39;
  #009ec3&#39;
  ,GradientType=0 );
/* IE6-9 */;
}
.abt-button:active .up {margin:-20px 0 0 10px !important;}
.abt-button:active .down {margin:-70px 0 0 10px !important;}
</style>
<div class="abt-button">
    <a href="#">Download</a>
    <p class="up">click to begin</p>
    <p class="down">1.2MB .zip</p>
</div>

Contoh aplikasi tombol

Download

click to begin

1.2MB .zip



Sumber : www.allbloggertricks.com

Table dengan Sentuhan CSS


Berikut CSS untuk mempercantik tampilan table dari dte.web.id

Biru Muda

table[border="1"] tr {
  background:#fafafa;
}

table[border="1"] th,
table[border="1"] td {
  vertical-align:top;
  padding:5px 10px;
  border:1px solid #fff;
}

table[border="1"] tr:nth-child(even) {
  background:#f5f5f5;
}

table[border="1"] th {
  background:#418AA4;
  color:#fff;
  font-weight:bold;
}

Blogger Style

table[border="1"] {
  border-collapse:collapse;
  font:normal normal 11px Trebuchet,"Trebuchet MS",Arial,Sans-Serif;
  color:#3366CC;
}

table[border="1"] tr {
  background:#E1D4C1;
}

table[border="1"] th,
table[border="1"] td {
  vertical-align:top;
  padding:5px 15px;
  border:1px solid #fff;
}

table[border="1"] td:nth-child(odd) {
  background:#F5EDE3;
}

table[border="1"] th {
  background:#104386;
  color:#99CCFF;
  font-weight:bold;
}

Berbayang

table[border="1"] {
  border-collapse:collapse;
  font:normal normal 11px Verdana,Arial,Sans-Serif;
  color:#666;
  -webkit-box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.5);
  -moz-box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.5);
  box-shadow:0 1px 3px rgba(0,0,0,.5);
}

table[border="1"] tr {
  background-color:#fafafa;
}

table[border="1"] th,
table[border="1"] td {
  vertical-align:top;
  padding:5px 10px;
  border:1px solid white;
}

table[border="1"] tr:nth-child(even) {
  background-color:#f5f5f5;
}

table[border="1"] th {
  background-color:#ECE9D8;
  color:#ACA899;
  font-weight:bold;
}

Hitam

table[border="1"] {
  border-collapse:collapse;
  font:normal normal 11px Arial,Sans-Serif;
  color:#ccc;
  -webkit-box-shadow:0 1px 3px black;
  -moz-box-shadow:0 1px 3px black;
  box-shadow:0 1px 3px black;
}

table[border="1"] tr {
  background-color:#222;
}

table[border="1"] th,
table[border="1"] td {
  vertical-align:top;
  padding:5px 10px;
  border:1px solid #3c3c3c;
}

table[border="1"] td:nth-child(even) {
  background-color:#1c1c1c;
}

table[border="1"] th {
  background-color:#555;
  filter:progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient(startColorstr='#666',endColorstr='#555');
  background-image:-webkit-gradient(linear,left top,left bottom,from(#666),to(#555));
  background-image:-webkit-linear-gradient(top,#666,#555);
  background-image:-moz-linear-gradient(top,#666,#555);
  background-image:-ms-linear-gradient(top,#666,#555);
  background-image:-o-linear-gradient(top,#666,#555);
  background-image:linear-gradient(top,#666,#555);
  color:black;
  font-size:12px;
  text-shadow:0 1px 0 rgba(255,255,255,.4);
  font-weight:bold;
}

<table border="1">
    <caption>
        <h3>Terapan Tabel dengan CSS</h3>
    </caption>
    <tr>
        <th>Judul 1</th>
        <th>Judul 2</th>
        <th>Judul 3</th>
    </tr>
    <tr>
        <td>Divisi 01</td>
        <td>Divisi 02</td>
        <td>Divisi 03</td>
    </tr>
    <tr>
        <td>Divisi 01</td>
        <td>Divisi 02</td>
        <td>Divisi 03</td>
    </tr>
    <tr>
        <td>Divisi 01</td>
        <td>Divisi 02</td>
        <td>Divisi 03</td>
    </tr>
</table>


Contoh 1

Judul 1 Judul 2 Judul 3
Divisi 01 Divisi 02 Divisi 03
Divisi 01 Divisi 02 Divisi 03
Divisi 01 Divisi 02 Divisi 03



Contoh 2

File Name File Type Description File Source
KG_MA V1.0 Indicator Main Download Keterangan
KG_BBMA V1.0 Indicator Main Download Keterangan
LockProfit V1.0 Scripts - Download Keterangan
Partial Close V1.0 Expert Adv - Download Keterangan
Bysu-Fx Info Indicator Main Download Keterangan
KG_MACD V1.0 Indicator Oscilator Download Keterangan

Sumber : dte.web.id

Pilpres 2019: Hindari Dugaan Pelanggaran, Petahana Harus Cuti


Calon Presiden (Capres) dan calon Wakil Presiden (Cawapres) tidak dibenarkan memanfaatkan fasilitas negara selama melakukan kampanye Pilpres.

"Cuti itu penting untuk menghindari abuse of power. Menghindari penyalahgunaan wewenang dan kesempatan,” jelas Nurul.

Pandangan Dekan FH Unair ini menanggapi dugaan pemanfaatan fasilitas negara oleh Presiden Joko Widodo ketika melakukan kampanye sebagai calon Presiden.

“KPU dan Bawaslu harus tegas menangani dugaan pelanggaran yang dilakukan pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden, tanpa harus tebang pilih,” ujar Nurul.

Nurul menekankan, pendapat yang dilontarkannya tidak dalam posisi untuk membela salah satu paslon. Dia berharap kedua paslon dapat saling menjaga satu sama lain guna mencegah perpecahan di masyarakat akibat perlakuan yang tidak adil.

“Ketika ada pelanggaran dari tim sukses salah satu paslon kemudian tidak diproses, maka pelanggaran dari paslon lain menjadi tidak diproses juga. Namun baru bisa dikatakan adil jika pelanggaran yang dilakukan oleh kedua paslon diproses,” jelasnya.

Label sebagai petahana, kata Nurul, seperti dilansir Kantor Berita RMOL Jatim, jangan dijadikan tameng untuk tidak menindak tegas pelanggaran yang dilakukan peserta Pilpres 2019.

“Jangan ketika karena petahana, lalu memiliki power dan sebagainya kemudian tidak diproses dan mengakibatkan pihak yang bukan petahana juga tidak diproses. Mestinya kita kembalikan pada koridor hukum, semuanya harus diposes sesuai ketentuan hukum yang berlaku saat pelanggaran dilakukan,” tutup Nurul. [rmol]

Khawatir Disusupi Radikalisme, Masjid Pemerintah dan BUMN akan Diawasi Ketat


Pengawasan masjid di lingkungan pemerintah maupun BUMN bakal ditingkatkan.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyatakan penularan paham masih rentan terjadi di masjid-masjid.

Direktur Pencegahan BNPT, Brigjend Pol. Hamli melihat masjid sebagai tempat yang representatif bagi kalangan muslim melakukan kegiatan mulai dari kegiatan keumatan, menjadi tempat melakukan kajian, diskusi kebangsaan, ceramah keagamaan, serta kajian lainnya.

Namun begitu, ia memandang, berbagai kegiatan positif ini rentan dimanfaatkan oleh mereka yang mengusung ideologi radikalisme dan kepentingan politik pragmatis. Pihaknya khawatir hal itu terjadi di beberapa masjid di lingkungan pemerintah dan BUMN.

Pada tahun lalu, Badan Intelejen Negara (BIN) menyatakan 41 dari 100 masjid di beberapa kementerian hingga BUMN terindikasi terpapar radikalisme. Yaitu 11 masjid di kementerian, 11 masjid di lembaga, dan 21 masjid di BUMN.

Dia menjelaskan, gerakan radikalisme dibangun oleh mereka yang pernah ke negeri Islam yang tengah dilanda konflik. Mereka pulang ke Indonesia membawa doktrin dari daerah konflik seperti Afganistan, Filipina, Suriah dan Irak. Pulang ke Indonesia mereka melakukan penyebaran dan doktrin-doktrin radikalisme dan terorisme.

"Itulah yang berbahaya. Karena mereka membawa ideologi, networking, dan berbagai hal baik melalui online maupun offline,” katanya di Jakarta. 

Dia berpendapat tidak sedikit pelaku terorisme yang mendapatkan pemahaman menyimpang terkait agama setelah menghadiri ceramah di masjid tertentu. Tidak hanya radikalisme, menurut dia. ada juga penceramah yang membawa isu politik praktis ke dalam masjid sehingga memprovokasi masyarakat awam. [rmol]